Bagaimana Cara Mengatur Subdomain di Situs WordPress Anda?

0
(0)

Subdomain terutama digunakan untuk memisahkan atau membagi satu situs web menjadi dua situs web yang berbeda. yang memberi pengguna pengalaman hebat dan unik. Subdomain dibuat dengan situs web utama, misalnya, kami memiliki situs web xyz.com dan website ini memiliki fungsi dan kegunaannya sesuai dengan pengunjungnya dan blog.xyz.com adalah situs web lain yang diikuti dengan nama domain situs web utama yaitu xyz.com, dan kedua nama domain atau situs web ini benar-benar terpisah satu sama lain.

Membuat subdomain adalah cara terbaik untuk menyediakan fitur dan fungsionalitas baru kepada pengguna. Sebagai salah satu website yang menyediakan informasi dan juga fasilitas pengajaran dan juga memiliki toko online untuk menjual dagangannya, jika semua hal disediakan di website yang sama maka menjadi sibuk dalam mengelola website tersebut.

Dan subdomain adalah ekstensi dari situs web utama Anda dan kedua situs web tersebut sama sekali berbeda.

Kebutuhan untuk Subdomain: Subdomain benar-benar berbeda dari domain utama, Jadi jika Anda ingin memberikan fasilitas yang berbeda kepada pengguna, maka Anda sebaiknya menggunakan subdomain. misalnya – write.geeksforgeeks.org, careers.geeksforgeeks.org, dan learn.geeksforgeeks.org.

Cara Membuat subdomain: Untuk membuat subdomain Anda harus pergi ke dashboard penyedia Hosting Anda untuk membuat subdomain, terkadang langkah-langkah untuk membuat subdomain untuk berbagai penyedia hosting berbeda tetapi biasanya langkahnya hampir sama.

Jadi mari kita lihat cara membuat subdomain langkah demi langkah:

Langkah 1: Pertama login ke dasbor penyedia Hosting Anda dan cari bagian hosting lalu pilih situs web yang ingin Anda buatkan subdomainnya.

Dan, kemudian klik pada subdomain.

Langkah 2: Membuat panel subdomain akan muncul di layar dan kemudian ketik subdomain di kotak pembuatan subdomain.

Jika Anda menginginkan folder khusus di pengelola file untuk situs web subdomain Anda, maka centang kotak checkout.

Langkah 3: Kemudian klik tombol buat untuk membuat subdomain.

Sekarang, subdomain Anda berhasil dibuat. Anda dapat melihat subdomain Anda di bawah bagian domain tempat Anda membuat subdomain.

Anda telah berhasil melakukan pembuatan subdomain.

Cara menginstal WordPress di subdomain: Untuk menginstal WordPress Anda harus menggunakan penginstal otomatis dari panel hosting seperti cara Anda menginstal WordPress di situs web biasa. di mana Anda harus memilih subdomain.

Mari kita lihat langkah demi langkah cara menginstal WordPress ke subdomain:

Langkah 1: Masuk ke dashboard penyedia hosting lalu pilih bagian hosting, pilih domain utama yang subdomainnya sudah Anda buat, lalu masuk ke bagian Auto Installer.

Langkah 2: Klik pada Penginstal Otomatis dan kemudian pilih WordPress.

Setelah memilih WordPress, klik tombol pilih.

Langkah 3: Setelah memilih WordPress, wizard pengaturan Instalasi WordPress akan muncul di layar.

Langkah 4: Pilih subdomain yang telah Anda buat.

Langkah 5: Setelah mengatur nama pengguna, kata sandi, dan nama situs web Anda, lalu klik instal untuk menginstal WordPress di subdomain Anda.

Dan terakhir, klik instal.

Sekarang Anda telah berhasil menginstal WordPress di situs web subdomain Anda yang benar-benar terpisah dari situs web utama.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.